Metrotvnews.com, Seoul: Universitas Konkuk, Korea Selatan, menggelar upacara pengukuhan seorang profesor termuda di dunia. Ia adalah Alia Sabur yang baru berusia 19 tahun. Alia tercatat di >Guinness Book of Records. Ia telah memecahkan rekor profesor termuda yang dipegang ahli matematika, Colin McLaurin, tiga abad lalu.

Warga negara Amerika Serikat asal Iran itu mulai berbicara dan membaca pada usia 8 delapan bulan. Ia menyelesaikan sekolah dasar pada usia lima tahun. Alia Sabur masuk universitas mengambil bidang matematika pada usia 10 tahun. Ia lulus empat tahun kemudian. Alia juga menerima gelar master dan doktor di Drexel University Amerika Serikat.

Orang bertanya-tanya apa benar sekarang penyakit kanker lebih banyak dari zaman dulu? Benarkah sekarang orang semakin gampang terserang kanker? Dapatkah kanker dicegah? Semua seluk beluk kanker dibahas di bawah ini.

1. Beda kanker dengan tumor
Tumor dan kanker sama-sama pertumbuhan abnormal dari sel tubuh. Bedanya, pertumbuhan tumor lebih jinak dibandingkan dengan kanker. Bertambah banyaknya sel tumor terbatas saja dan tidak mengganggu se-lsel di sekitarnya. Itu maka tumor disebut pertumbuhan jinak, sedangkan kanker dikatakan tumor ganas.

Selain pertumbuhan selnya abnormal dalam sifat dan jumlah, kanker mengganggu dan merusak jaringan di sekitarnya. Pada stadium lanjut, sel-sel kanker menyebar ke mana-mana bagian organ tubuh atau kita menyebutriya metastasis, sedangkan tumor tidak.

Setiap organ tubuh memiliki sel yang berbeda-beda. Dan setiap jenis sel tubuh dapat berubah sifat tabiatnya menjadi sel kanker. Ia tidak patuh lagi pada perintah. Sel normal yang membelah-belah diri mengikuti aturan dan program. Jika berubah sifat menjadi sel kanker, mendadak sel menyimpang dari aturan. Selain berubah tabiat, sel berbiak puluhan sampai ratusan kali lipat sel normal.

Oleh karena setiap jenis sel tubuh bisa berubah sifat menjadi sel kanker, maka jenisnya pun sebanyak ragam sel tubuh, sesuai organ yang mengalaminya. Ada belasan jenis kanker yang kita kenal. Setiap jenis kanker pada suatu organ memiliki jenisnya sendiri-sendiri lagi. Kanker darah misalnya, bukan hanya satu jenis saja.

Yang menjadi pertanyaan, mengapa sel tubuh yang semula normal berubah sifat menjadi abnormal? Itulah yang menjawab apa saja sebagai penyebab kanker. Dengan mengetahui penyebab kanker, kita masih mungkin untuk mencegahnya.

2. Mengapa orang terserang kanker
Penyebab
kanker itu banyak (mulhfactorial). Oleh karena itu, tidak gampang melacak penyebab setiap kasus kanker. Faktor-faktor risiko itu mulai dari gen, diet, virus, polusi lingkungan, sistem kekebalan tubuh, sampai usia lanjut.<BR< (behaviour risk) seseorang terserang kanker paru-paru. Namun, tidak setiap perokok tentu bakal terserang kanker paru-paru.
Ada faktor lain yang mendukung apakah kanker paru-paru pada seseorang akan muncul atau tidak. Namun, bukan berarti untuk mencegah kanker paru-paru, rokok tidak perlu dijauhi.

Banyak pula orang yang secara genetik berbakat yang diwarisi dari orangtua, tapi belum tentu kankernya muncul jika faktor pencetus (presipitasi) tidak bekerja pada dirinya. Faktor pencetus di sini kita kenal sebagai carcinogenic.

Faktor gen sebagai faktor risiko kanker tak mungkin kita elakkan. Begitu pula dengan bertambahnya umur. Namun, dalam upaya pencegahan kanker, kita masih mungkin meningkatkan kekebalan tubuh, menghindar dari pelbagai carcinogen yang mengancam dalam diet, serangan virus terteritu, polusi udara, kegemukan, dan rokok.

3. Jadi dapatkah kanker dicegah?
Sekarang ini semakin banyak gen kanker ditemukan. Gen kanker payudara (BRCA), misalnya. Orang dengan gen kanker berarti sudah menyimpan bakat bakal terkena kanker tertentu, tinggal menunggu apa faktor pendukungnya, yaitu bahan carcinogenic yang juga bekerja pada tubuhnya. Jika ada, berarti cuma soal waktu saja kanker akan muncul.

Masalahnya oleh karena tidak tahu, kita tidak sadar kalau tubuh membawa faktor gen kanker itu. Kita hanya tahu, bahwa gen kanker juga diwariskan. Jika orangtua pernah kanker, hanya menduga kemungicinan warisan gen tersebut ada pada badan kita. Dan itu baru menduga karena tidak semua anak dari orangtua yang kanker tentu mewarisinya. Ada yang mewarisi, ada pula yang tidak.

Bagi yang memiliki orangtua kanker, perlu lebih waspada terhadap semua jenis bahan carcinogen, dari mana pun asalnya. Faktor carcinogen yang paling kuat banyak berasal dari makanan (diet). Erat korelasi diet dengan munculnya kanker.

4. Diet dan kanker
Menu harian kita ada yang baik,, yaitu kelompok yag justru melindungi tubuh dari ancaman kanker. Jenis ini harus ditingkatkan dalam menu harian, seperti buah, sayur, ikan, fiber, minyak ikan laut, vitamin A, C, E dan D. Jenis menu berlemak tinggi, daging-dagingan, dan alkohol justru memperbesar risiko kita terserang kanker.

Kalau diamati, baik yang menunya kecukupan dan berlimpah maupun yang sederhana, sekarang sama-sama memikul risiko terancam kanker. Menu kaya lemak, daging dan yang serba lezat, sehingga menjadikan tubuh gemuk, menyimpan risiko kanker.

Begitu juga yang menunya ikan asin, saus tomaat murah, berbumbu penyedap berlebihan atau rumah dengan atap asbes. Diyakini bahwa tubuh gemuk menyimpan risiko terkena kanker payudara, prostat dan usus besar, lebih tinggi dibandingkan dengan yang kurus.

Ikan asin, menu harian rakyat kecil, mengandung zat nitrosamine. Itu termasuk dalam salah satu carcinogenic, sebagaimana juga zat pewarna dalam saus tomat, jajanan dan penganan murah, bumbu penyedap asam glutamat (micin) yang dikonsumsi berlebih untuk waktu lama. Demikian pula dengan bahan pengawet, pemanis buatan, serta bahan additive lain.

Jenis makanan, penganan, dan bumbu murah yang dikonsumsi rakyat kecil justru mengandung bahan carcinogenic jika tubuh sudah menyimpan faktor risiko kanker. Belum carcinogenic (pencetus kanker) lain dalam polusi udara, gelombang elektromagnetik semua peralatan elektronik di rumah maupun kantor, medan listrik bertegangan tinggi, radiasi monitor komputer, dan antene telepon genggam. Terpapar lama oleh faktor-faktor maya tersebut menambah beban tubuh memikul cemaran carcinogenic di lingkungan hidup kesehariannya.

Buat rakyat kecil, racun aflatoxin dalam kacang busuk, tembakau, umbi, kecambah, berisiko mencetuskan kanker hati. Orang kecukupan yang cuma makan daging kurang serat, cenderung kanker usus. Nitrat tinggi dalam air minum yang dikonsumsi orang papa menambah risiko kena kanker kandung kemih, termasuk cemaran pupuk, pestisida, herbisida di kalangan petani, dan penduduk desa.

Orang kecukupan yang memilih ikan dan daging bakar atau barbeque, juga memikul risiko kanker lebih besar akibat cemaran zat polycyclichydrocar- bon yang berasal dari proses pengasapan. Risiko kanker orang papa semakin bertambah akibat sering mengonsumsi minyak jelantah dari jajanan gorengan, dari warung nasi, dan nasi bungkus, atau dari tahu murah yang diberi pengawet formalin, zat warna tekstil, pemanis sacharine, atau makanan yang serba asin.

Menu asin bukan cuma bikin darah tinggi naik, melainkan pencetus kanker juga, termasuk acar. Kanker usus penduduk Jepang yang doyan acar lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk yang tidak sering mengonsumsi makanan jenis itu.

Peranan menu harian dalam mencegah kanker amatlah besar. Sekitar 35 persen kanker di Amerika dapat dicegah dengan menata ulang menu harian. Angka kanker menurun jika diet lebih memilih jenis makanan yang aman, menjauhi jenis menu yang jahat, dan memperbanyak yang menyehatkan (Gerakan Back to nature, salah satunya).

5. Perilaku seks dan kanker.
Beberapa virus terbukti menjadi pencetus kanker juga. Wanita yang sering berganti-ganti pasangan seks cenderung kena kanker leher rahim. Dengan berganti-ganti pasangan, berisiko tertular virus lebih besar dibandingkan dengan yang hanya dengan pasangan tunggal. Virus Esptein-Barr, virus papilloma, untuk menyebut virus yang ditularkan lewat hubungan seks.

Selain itu, serangan virus jenis lain, termasuk AIDS, cenderung k memperlemah tubuh. Daya tahan tubuh menurun mempermudah masuknya virus lain, yang makin melemahkan sistem kekebalan.

6. Kanker dan menurunnya sistem kekebalan tubuh.
Kekebalan tubuh menurun merupakan salah satu faktor risiko terserang kanker juga. Dengan bertambahnya usia, kekebalan tubuh cenderung akan terus menurun. Jenis kanker yang banyak menyerang usia lanjut, diterangkan oleh semakin melemahnya kekebalan tubuh.

Jika kondisi tubuh melemah, virus gampang menyerang. Serangan virus sendiri menambah lemah ketahanan tubuh. Pada kondisi demikian, virus- virus sebagai pembawa risiko kanker ikut menyerang.

Sistem kekebalan juga berkorelasi dengan kondisi jiwa. Pikiran positif, jiwa yang kuat, dan iman yag teguh meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penyembuhan dalam doa, misalnya, bekerja dengan cara meningkatkan sistem imun tubuh. Sel-sel kekebalan (lymphocytes, sel-B dan sel-T) tubuh maupun cairan kekebalan (Immunoglobulin meningkat jika kita berpikiran positif, optimis, yakin pada doa. Sebaliknya, akan malah turun jika kita pesimis, kehilangan pegangan, tak yakin Tuhan menolong.

Faktor stres ikut menurunkan sistem kekebalan tubuh juga. Oleh karena itu, stres perlu dikendurkan jika takut terserang kanker. Perlu hidup lebih enjoy, menerima, dan bisa mensyukuri hidup kendati hanya sebagai orang biasa.

7. Cahaya matahari dan kanker.
Buat kita di
Indonesia, cahaya matahari barang murah yang di satu sisi menyehatkan sebab membantu pembentukan vitamin D, memperkuat tulang. Namun, di sisi lain merupakan faktor pencetus kanker kuht. Tidak sehat berjemur untuk tujuan menambah kelam warna kulit seperti kebiasaan orang bule, jika dilakukan setelah sinar ultramerah mulai meninggi.

Yang kita butuhkan dari matahari sinar ultravioletnya, yang bisa dimanfaatkan sebelum pukul 10.00. Lewat jam Itu, berisiko mencetuskan kanker kulit, yang banyak menyerang kulit wajah.

8. Kanker dan hormon.
Sudah lama diduga kanker kandungan pada wanita. Jenis tumor rahim tertentu berkaitan erat dengan hadirnya hormon estrogenik. Setelah menopause, ketika hormon sudah surut, tumor akan mereda sendirinya. Bukti bahwa hormon ikut andil dalam tumbuhnya sel abnormal organ reproduksi.

Dalam hal sulih hormon (Hormon Replacement Therapy), masih tetap kontroversi. Selain ada yang menentang, ada pula yang menganjurkan karena dinilai masih aman: Namun, secara akal sehat, jika sel organ regroduksi kerjanya dipengaruhi oleh hormon seks, pemberian dari luar tubuh (yang belum tentu pas takarannya dengan kebutuhan sel), bisa saja berakibat buruk, yaitu merangsang sel untuk berubah tabiat. Ada pihak yang menganjurkan seberapa bisa, sulih hormon pun dipertimbangkan tidak jika masih ada pilihan lain.

Pemberian hormon testosteron pada pria misalnya, tidak diperbolehkan jika ada gangguan prostat. Pemakaian hormon lelaki sebagai obat kuat pun hendaknya diwaspadai betul. Sekarang hormon laki-laki juga dimanfaatkan untuk tujuan peremajaan sel (rejuvenalisasi) dan banyak suplemen yang diam-diam memasukkan hormon untuk tujuan serta khasiat yang tidak selalu jelas dan aman secara medis.

9. Apa semua kanker dapat disembuhkan?
Umumnya semua kanker masih bisa disembuhkan asal diobati selagi masih dini. Namun, seringkali kanker baru diketahui atau disadari setelah memasuki stadium lanjut, pada waktu gejalanya sudah nyata muncul. Itu sebab, perlu senantiasa check up teratur, terutama bagi yang menyimpan faktor risiko mewarisi keturunan kanker, mereka yang sudah berusia lanjut, dan sering terpapar faktor carcinogic untuk waktu lama, seperti perokok, terpapar radiasi (bekerja di kamar rontgen, petugas di lingkungan nuklir), dan siapa saja yang menu lemaknya berlimpah, dan kegemukan.

Untuk kanker payudara dan leher rahim dapat memonitor dengan melakukan pemeriksaan rutin berkala setahun sekali. Semakin dini awal suatu kanker diketahui, semakin besar harapan untuk sembuh. Jika kanker sudah lanjut, selain tidak bisa disembuhkan, sel kanker sudah menyebar ke mana-mana organ tubuh lain, memperberat penderitaan, dan komplikasi.

10. Ekstra vitamin dan antioksidan.
Kita tahu radikal bebas (free radicals) salah satu faktor yang mendukung terjadinya kanker. Radikal bebas ada di mana-mana dalam hidup keseharian kita, termasuk dalam menu, polusi udara, air minum, sehingga tidak mudah kita berkelit dari semua itu.

Yang bisa kita lakukan adalah meningkatkan faktor peredam radikal bebas atau zat antioksidan (antiaxidant). Kita tahu vitamin A (carotene), C, dan E, bersifat antioksidan juga. Semua itu ada dalam makanan yang berasal dari alam.

Jika kita bisa mengandalkan kecukupan antioksidan dari alam, tak perlu ekstra tambahan vitamin yang bersifat antioksidan itu. Wortel, buah dan sayur mayizr segar, biji anggur, jeruk, dan semua jenis umbi-umbian, biji-bijian, kacang-lacamgan, serta jenis lalapan mentah, kaya akan vitamin, mineral, klorofil, dan antioksidan.

Jika menu kaya antioksidan ragu bisa terpenuhi dari menu harian, kita menambahkannya dari esktra vitamin dan sumber antioksidan lainnya, yang banyak dijual sebagai suplemen. Asalkan jelas formula dan disahkan pemakaiannya oleh Badan Pengawasan Obat internasional, setidaknya diakui lokal oleh Depkes.

sumber: milis SMALAM

1. Nggak menancapkan colokan listrik walopun ketika alat elektronik itu dimatikan = menghemat 40-50% biaya listrik yang harus anda bayarkan tiap bulannya….

Dan berarti pula, mengurangi panas yang timbul dari alat elektronik yang merembet ke pemanasan global.

2. Kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA(tempat pembuangan akhir). Sekitar 300 juta buah kantong plastik dibuang tiap tahunnya di Indonesia.

Belum lagi yang dibuang di sungai belakang rumah dan tempat2 yang tidak semestinya.

Dan 10kg kertas koran yang siap di jual loakan… itu membutuhkan 1 pohon yang butuh waktu 10taon untuk jadi besar. Bayangkan yang terjadi dengan ilegal logging…
how many trees has been cutdown for you? Imagine how they make the world hotter?

3. Ketika kamu membeli 1 liter air mineral di supermarket = beli 5 liter air. Tanya kenapa?

Karena di pabrik, untuk mendinginkan botol plastik panas yang baru dicetak, membutuhkan 5 liter air… cck cck cck…

Kode botol apa yang aman digunakan sebagai botol air? Lihat tanda dibawah botol, cari nomor 2,3 atau 4…. selain nomor2 itu… they’re not safe, karena sama aja kamu makan plastik!!!!

4. Tisue yang uda di pakai itu ngga bisa di recycle… begitu juga karton2 yang bekas kena minyak, makanan, kue, minuman… They’re only a waste… yang mau ngga mau tanahlah yang harus merecycle.

Perkiraan orang memakai tisue 6 biji sehari. 2.200 biji setaun. Berarti kira2 44 MILIAR biji seluruh Indonesia setaun… Kalau kita menghemat 1 lembar ajah tiap hari…
berarti kita mengurangi sampah kertas sebanyak 7 MILIIAR biji setaon… HEBAT KAN?

5. Be Green on ATM? Kalo di BCA kan ada yang ambil duit ngga pake receipt… atau be smart dong… Transfer lewat Internet banking ato mobile banking….

8 MILIAR kali transaksi di ATM yang mengeluarkan kertas receipt tiap taun adalah salah satu sumber sampah terbesar di dunia.

Kalau selama setaon orang transaksi ngga pake kertas receipt, itu akan menghemat satu roll besar kertas yang bisa buat melingkari garis equator sampe 15 kali… ccck ccck

6. Minimal punya 2 macam tempat sampah dirumah, membantu mengurangi polusi air, udara dan tanah.

Pisahkan sampah basah (sisa makanan dan masakan, daun, minuman) dan sampah kering ( botol, plastik, kertas, kaca)

Lebih baik lagi untuk memisahkan sampah menurut 4 kelas :

Plastik ( pembungkus makanan, kantong kresek, kantong belanjaan)

Rumah tangga ( tulang ayam, sisa capcay, makanan basi)

Kertas (Pembungkus gorengan, popok bayi, tisue yang sudah dipakai)

Buku bekas catatan, kertas2 tagihan, koran, kertas iklan… disendirikan untuk dijual

Logam (kaleng susu, kaleng makanan) dan kaca.

Hanya butuh waktu 2 bulan untuk menjadikan sampah rumah tangga menjadi kompos yang bisa dipakai lagi untuk pupuk tanaman…

7. Polar Bear / Beruang kutub ngga bisa berenang… tapi karena global warming di Kutub Utara, mereka harus berenang 30km untuk mencari es tempat berteduh.

Watch DISCOVERY CHANNEL : PLANET EARTH… pasti nangis deh ngeliat perjuangan seekor beruang kutub yang akhirnya mati karena kelelahan mencari daratan.

sumber: milis SMALAM

Jam Gadang: Ikon pariwisata Sumbar Jam Gadang di Bukittinggi dibangun
pada tahun 1926 dengan arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh. Jam Gadang
ini memiliki keunikan pada penulisan angka Romawi IIII

Inggris tidak dapat menepuk dada begitu saja sebagai negara dengan
ikon jam raksasa. Indonesia juga harus unjuk gigi, terutama Sumbar,
karena jika di British sana ada jam yang diberi nama Big Ben, maka di
Bukittinggi juga ada Jam Gadang.
Jam yang dibangun pada 1926 ini, diarsiteki Yazin dan Sutan Gigi Ameh
ini berdiri megah di pusat Bukittinggi sebagai ikon Sumbar.Ingat
pameo, “belum ke Sumbar jika belum ke Bukittinggi”. Barangkali
ungkapan tersebut sedikit sama dengan “belum ke Yogyakarta kalau belum
ke Malioboro”. Apabila ke Yogyakarta identik dengan Malioboro, maka ke
Bukittinggi tentu sangat identik pula dengan ke Jam Gadangnya.
Sepintas, mungkin tidak ada keanehan pada bangunan jam setinggi 26
meter tersebut. Apalagi jika diperhatikan bentuknya, karena Jam Gadang
hanya berwujud bulat dengan diameter 80 sentimeter, di topang basement
dasar seukuran 13 x 4 meter, ibarat sebuah tugu atau monumen. Oleh
karena ukuran jam yang lain dari kebiasaan ini, maka sangat cocok
dengan sebutan Jam Gadang yang berarti jam besar.

Bahkan tidak ada hal yang aneh ketika melihat angka Romawi di Jam
Gadang. Tapi coba lebih teliti lagi pada angka Romawi keempat.
Terlihat ada sesuatu yang tampaknya menyimpang dari pakem. Mestinya,
menulis angka Romawi empat dengan simbol IV. Tapi di Jam Gadang malah
dibuat menjadi angka satu yang berjajar empat buah (IIII). Penulisan
yang diluar patron angka romawi tersebut hingga saat ini masih
diliputi misteri. Tapi uniknya, keganjilan pada penulisan angka
tersebut malah membuat Jam Gadang menjadi lebih “menantang” dan
menggugah tanda tanya setiap orang yang (kebetulan) mengetahuinya dan
memperhatikannya. Bahkan uniknya lagi, kadang muncul pertanyaan apakah
ini sebuah patron lama dan kuno atau kesalahan serta atau atau yang
lainnya.

Dari beragam informasi ditengah masyarakat, angka empat aneh tersebut
ada yang mengartikan sebagai penunjuk jumlah korban yang menjadi
tumbal ketika pembangunan. Atau ada pula yang mengartikan, empat orang
tukang pekerja bangunan pembuatan Jam Gadang meninggal setelah jam
tersebut selesai. Masuk akal juga, karena jam tersebut diantaranya
dibuat dari bahan semen putih dicampur putih telur. Jika dikaji
apabila terdapat kesalahan membuat angka IV, tentu masih ada
kemungkinan dari deretan daftar misteri. Tapi setidaknya hal ini
tampaknya perlu dikesampingkan. Sebagai jam hadiah dari Ratu Belanda
kepada controleur (sekretaris kota), dan dibuat ahli jam negeri Paman
Sam Amerika, kemungkinan kekeliruan sangat kecil.

Tapi biarkan saja misteri tersebut dengan berbagai kerahasiaannya.
Namun yang patut diketahui lagi, mesin Jam Gadang diyakini juga hanya
ada dua di dunia. Kembarannya tentu saja yang saat ini terpasang di
Big Ben, Inggris. Mesin yang bekerja secara manual tersebut oleh
pembuatnya, Forman (seorang bangsawan terkenal) diberi nama Brixlion.
Sekarang balik lagi ke angka Romawi empat, apakah pembuatan angka
empat yang aneh itu disengaja oleh pembuatnya, juga tidak ada yang
tahu. Tapi yang juga patut dicatat, bahwa Jam Gadang ini peletakan
batu pertamanya dilakukan oleh seorang anak berusia enam tahun, putra
pertama Rook Maker yang menjabat controleur Belanda di Bukittinggi
ketika itu.

Ketika masih dalam masa penjajahan Belanda, bagian puncak Jam Gadang
terpasang dengan megahnya patung seekor ayam jantan. Namun saat
Belanda kalah dan terjadi pergantian kolonialis di Indonesia kepada
Jepang, bagian atas tersebut diganti dengan bentuk klenteng. Lebih
jauh lagi ketika masa kemerdekaan, bagian atas klenteng diturunkan
diganti gaya atap bagonjong rumah adat Minangkabau. Di tengah usia
yang ke 81 tahun, jam yang dibangun dengan biaya 3.000 gulden (saat
itu), saat ini masih berdiri kokoh sebagai ikon pariwisata Sumbar.

sumber : milis SMALAM

Tan Malaka –lengkapnya Ibrahim Datuk Tan Malaka—menurut keturunannya
ia termasuk suku bangsa Minangkabau. Pada tanggal 2 Juni 1897 di desa
Pandan Gadang –Sumatra Barat—Tan Malaka dilahirkan. Ia termasuk salah
seorang tokoh bangsa yang sangat luar biasa, bahkan dapat dikatakan
sejajar dengan tokoh-tokoh nasional yang membawa bangsa Indonesia
sampai saat kemerdekaan seperti Soekarno, Hatta, Syahrir, Moh.Yamin
dan lain-lain.

Pejuang yang militan, radikal dan revolusioner ini telah banyak
melahirkan pemikiran-pemikiran yang orisinil, berbobot dan brilian
hingga berperan besar dalam sejarah perjaungan kemerdekaan Indonesia.
Dengan perjuangan yang gigih maka ia mendapat julukan tokoh
revolusioner yang legendaris.

Pada tahun 1921 Tan Malaka telah terjun ke dalam gelanggang politik.
Dengan semangat yang berkobar dari sebuah gubuk miskin, Tan Malaka
banyak mengumpulkan pemuda-pemuda komunis. Pemuda cerdas ini banyak
juga berdiskusi dengan Semaun (wakil ISDV) mengenai pergerakan
revolusioner dalam pemerintahan Hindia Belanda. Selain itu juga
merencanakan suatu pengorganisasian dalam bentuk pendidikan bagi
anggota-anggota PKI dan SI (Syarekat Islam) untuk menyusun suatu
sistem tentang kursus-kursus kader serta ajaran-ajaran komunis,
gerakan-gerakan aksi komunis, keahlian berbicara, jurnalistik dan
keahlian memimpin rakyat. Namun pemerintahan Belanda melarang
pembentukan kursus-kursus semacam itu sehingga mengambil tindakan
tegas bagi pesertanya.

Melihat hal itu Tan Malaka mempunyai niat untuk mendirikan
sekolah-sekolah sebagai anak-anak anggota SI untuk penciptaan
kader-kader baru. Juga dengan alasan pertama: memberi banyak jalan
(kepada para murid) untuk mendapatkan mata pencaharian di dunia
kapitalis (berhitung, menulis, membaca, ilmu bumi, bahasa Belanda,
Melayu, Jawa dan lain-lain); kedua, memberikan kebebasan kepada murid
untuk mengikuti kegemaran (hobby) mereka dalam bentuk
perkumpulan-perkumpulan; ketiga, untuk memperbaiki nasib kaum kromo
(lemah/miskin). Untuk mendirikan sekolah itu, ruang rapat SI Semarang
diubah menjadi sekolah. Dan sekolah itu bertumbuh sangat cepat hingga
sekolah itu semakin lama semakin besar.

Perjaungan Tan Malaka tidaklah hanya sebatas pada usaha mencerdaskan
rakyat Indonesia pada saat itu, tapi juga pada gerakan-gerakan dalam
melawan ketidakadilan seperti yang dilakukan para buruh terhadap
pemerintahan Hindia Belanda lewat VSTP dan aksi-aksi pemogokan,
disertai selebaran-selebaran sebagai alat propaganda yang ditujukan
kepada rakyat agar rakyat dapat melihat adanya ketidakadilan yang
diterima oleh kaum buruh.

Seperti dikatakan Tan Malaka pad apidatonya di depan para buruh “Semua
gerakan buruh untuk mengeluarkan suatu pemogokan umum sebagai
pernyataan simpati, apabila nanti menglami kegagalan maka pegawai yang
akan diberhentikan akan didorongnya untuk berjuang dengan gigih dalam
pergerakan revolusioner”.

Pergulatan Tan Malaka dengan partai komunis di dunia sangatlah jelas.
Ia tidak hanya mempunyai hak untuk memberi usul-usul dan dan
mengadakan kritik tetapi juga hak untuk mengucapkan vetonya atas
aksi-aksi yang dilakukan partai komunis di daerah kerjanya. Tan Malaka
juga harus mengadakan pengawasan supaya anggaran dasar, program dan
taktik dari Komintern (Komunis Internasional) dan Profintern seperti
yang telah ditentukan di kongres-kongres Moskow diikuti oleh kaum
komunis dunia. Dengan demikian tanggung-jawabnya sebagai wakil
Komintern lebih berat dari keanggotaannya di PKI.

Sebagai seorang pemimpin yang masih sangat muda ia meletakkan tanggung
jawab yang saangat berat pada pundaknya. Tan Malaka dan sebagian
kawan-kawannya memisahkan diri dan kemudian memutuskan hubungan dengan
PKI, Sardjono-Alimin-Musso. Pemberontakan 1926 yang direkayasa dari
Keputusan Prambanan yang berakibat bunuh diri bagi perjuangan nasional
rakyat Indonesia melawan penjajah waktu itu. Pemberontakan 1926 hanya
merupakan gejolak kerusuhan dan keributan kecil di beberapa daerah di
Indonesia. Maka dengan mudah dalam waktu singkat pihak penjajah
Belanda dapat mengakhirinya. Akibatnya ribuan pejuang politik
ditangkap dan ditahan. Ada yang disiksa, ada yang dibunuh dan banyak
yang dibuang ke Boven Digul Irian Jaya. Peristiwa ini dijadikan dalih
oleh Belanda untuk menangkap, menahan dan membuang setiap orang yang
melawan mereka, sekalipun bukan PKI. Maka perjaungan nasional mendapat
pukulan yang sangat berat dan mengalami kemunduran besar serta lumpuh
selama bertahun-tahun.

Tan Malaka yang berada di luar negeri pada waktu itu, berkumpul dengan
beberapa temannya di Bangkok. Di ibukota Thailand itu, bersama
Soebakat dan Djamaludddin Tamin, Juni 1927 Tan Malaka memproklamasikan
berdirinya Partai Republik Indonesia (PARI). Dua tahun sebelumnya Tan
Malaka telah menulis “Menuju Republik Indonesia”. Itu ditunjukkan
kepada para pejuang intelektual di Indonesia dan di negeri Belanda.
Terbitnya buku itu pertama kali di Kowloon, Cina, April 1925. Prof.
Moh. Yamin sejarawan dan pakar hukum kenamaan kita, dalam karya
tulisnya “Tan Malaka Bapak Republik Indonesia” memberi komentar: “Tak
ubahnya daripada Jefferson Washington merancangkan Republik Amerika
Serikat sebelum kemerdekaannya tercapai atau Rizal Bonifacio
meramalkan Philippina sebelum revolusi Philippina pecah….”

Ciri khas gagasan Tan Malaka adalah: (1) Dibentuk dengan cara berpikir
ilmiah berdasarkan ilmu bukti, (2) Bersifat Indonesia sentris, (3)
Futuristik dan (4) Mandiri, konsekwen serta konsisten. Tan Malaka
menuangkan gagasan-gagasannya ke dalam sekitar 27 buku, brosur dan
ratusan artikel di berbagai surat kabar terbitan Hindia Belanda. Karya
besarnya “MADILOG” mengajak dan memperkenalkan kepada bangsa Indonesia
cara berpikir ilmiah bukan berpikir secara kaji atau hafalan, bukan
secara “Text book thinking”, atau bukan dogmatis dan bukan doktriner.

Madilog merupakan istilah baru dalam cara berpikir, dengan
menghubungkan ilmu bukti serta mengembangkan dengan jalan dan metode
yang sesuai dengan akar dan urat kebudayaan Indonesia sebagai bagian
dari kebudayaan dunia. Bukti adalah fakta dan fakta adalah lantainya
ilmu bukti. Bagi filsafat, idealisme yang pokok dan pertama adalah
budi (mind), kesatuan, pikiran dan penginderaan. Filsafat materialisme
menganggap alam, benda dan realita nyata obyektif sekeliling sebagai
yang ada, yang pokok dan yang pertama.

Bagi Madilog (Materialisme, Dialektika, Logika) yang pokok dan pertama
adalah bukti, walau belum dapat diterangkan secara rasional dan logika
tapi jika fakta sebagai landasan ilmu bukti itu ada secara konkrit,
sekalipun ilmu pengetahuan secara rasional belum dapat menjelaskannya
dan belum dapat menjawab apa, mengapa dan bagaimana.

Semua karya Tan Malaka danpermasalahannya dimulai dengan Indonesia.
Konkritnya rakyat Indonesia, situasi dan kondisi nusantara serta
kebudayaan, sejarah lalu diakhiri dengan bagaimana mengarahkan
pemecahan masalahnya. Cara tradisi nyata bangsa Indonesia dengan latar
belakang sejarahnya bukanlah cara berpikir yang “text book thinking”
dan untuk mencapai Republik Indonesia sudah dicetuskan sejak tahun
1925 lewat “Naar de Republiek Indonesia”.

Jika kita membaca karya-karya Tan Malaka yang meliputi semua bidang
kemasyarakatan, kenegaraan, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan
sampai kemiliteran (”Gerpolek”-Gerilya-Politik dan Ekonomi, 1948),
maka akan kita temukan benang putih keilmiahan dan keIndonesiaan serta
benang merah kemandirian, sikap konsekwen dan konsisten yang direnda
jelas dalam gagasan-gagasan serta perjuangan implementasinya.

Peristiwa 3 Juli 1946 yang didahului dengan penangkapan dan penahanan
Tan Malaka bersama pimpinan Persatuan Perjuangan, di dalam penjara
tanpa pernah diadili selama dua setengah tahun. Setelah meletus
pemberontakan FDR/PKI di Madiun, September 1948 dengan pimpinan Musso
dan Amir Syarifuddin, Tan Malaka dikeluarkan begitu saja dari penjara
akibat peristiwa itu.

Di luar, setelah mengevaluasi situasi yang amat parah bagi republik
Indonesia akibat Perjanjian Linggarjati 1947 dan Renville 1948, yang
merupakan buah dari hasil diplomasi Syahrir dan Perdana Menteri Amir
Syarifuddin, Tan Malaka merintis pembentukan Partai MURBA, 7 November
1948 di Yogyakarta. Dan pada tahun 1949 tepatnya bulan Februari Tan
Malaka gugur, hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya di
tengah-tengah perjuangan “Gerilya Pembela Proklamasi” di Pethok,
Kediri, Jawa Timur.

Namun berdasarkan keputusan Presiden RI No. 53, yang ditandatangani
Presiden Sukarno 28 Maret 1963 menetapkan bahwa Tan Malaka adalah
seorang pahlawan kemerdekaan Nasional

Hal-hal yang Ada di Film India Dan Tidak akan Kita temukan sehari-Hari:

1. Seorang pria tidak akan merasa sakit saat melakukan perkelahian sengit namun akan mengaduh sakit saat seorang wanita berusaha membersihkan lukanya.

2. Tokoh jagoannya tak pernah jatuh cinta pada jagoan wanita kecuali sebelumnya mereka menari-nari di bawah hujan.

3. Sekali dipakai make-upnya tidak pernah luntur, saat hujan ataupun saat lainnya.

4. Dua orang kekasih bisa menari-nari ditengah lapang Dan entah dari mana 100 orang lainnya
Akan muncul dari antah berantah Dan Bergabung Menari bersama mereka.(penari latar Michael Jackson aja kalah banyak)

5. Pada babak akhir, sang jagoan akan Menemukan bahwa is tokoh jahat yang Dilawannya Sebenarnya adalah saudara kandungnya, Wanita Tua yang mencarinya adalah ibunya Dan kepala Inspektur adalah ayahnya serta sang hakim Adalah Pamannya Dan seterusnya.

6. Kata-kata Inggris yang biasanya muncul Adalah (biasanya diucapkan keras2 di antara Kalimat) No Problem!, My God!, Get Out!, Shut-up!, Impossible!, Please forgive me!

7. Mereka berguling-guling Dan berputar2 Sambil bernyanyi Dan muncul lagi dengan Pakaian Berbeda.

8. Mereka bisa berlari mengelilingi pohon Kelapa, bernyanyi, saling memandang Dan Memalingkan muka menggoda Dan berganti Pakaian pada waktu yang sama tanpa menarik Nafas….

9. Jagoan gak boleh liat pohon Dan tiang Listrik, pasti joget dulu muter2 Dan tiba2 Wanitanya Muncul, gak heran film India minimal pasti 3 jam Bisa lebih gak rugi sih.

10. Airmata sang jagoan Dan is wanita Gampang mengucur bak keran air, tapi cepat Juga Kering Dan langsung joget mbok, BRAVO…
============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= =====

Hal-hal yang Ada di Film Kungfu China Dan tidak Akan Kita temukan sehari-Hari

1. Menjadi orangtua sang jagoan selalu Bernasib sial Dan biasanya selalu dibunuh oleh Musuh saat is jagoan masih muda, Dan is Jagoan Akan jadi yatim piatu trus belajar ilmu silat Dan Balas dendam dstnya

2. Ketika seseorang terluka berat Dan sekarat, IA selalu berhasil bertahan hidup Dan Mengucapkan beberapa kalimat untuk Mengungkapkan is pembunuh Sebelum kepalanya terkulai Dan menyatakan
Dirinya telah benar2 mati.

3. Orang-orang yang mahir kungfu mampu Terbang ke atas atap, ke atas pohon Dan Menempuh jarak jauh tanpa berkeringat. Namun saat berjalan ke kota Dan desa-desa Mereka tetap harus berjalan kaki atau
Menunggang kuda.

4. Sang jagoan tak perlu bekerja untukMendapatkan uang, namun selalu memiliki Uang Emas Dan perak untuk membayar makanan Mereka.(minta jatah preman kali ye….)

5. Sang jagoan Dan sang penjahat akan saling Bertemu walaupun Negara mereka sangat luas Dan tak peduli dimanapun mereka berada.(padahal Belon Ada HP)

6. Menyembuhkan luka dalam di tubuh cukup Dengan duduk bersilang kaki, telapak tangan di Lutut Dan ASAP keluar dari kepala.

7. Mereka bisa menyimpan banyak barang di Baju lengan panjang mereka Dan tak pernah menjatuhkannya. Terutama sedemikian banyak Logam2 emas….Dan botol2 obat penyembuh Berbagai racun

8. Jagoan pasti jago minum arak, apalagi Sedang kesel / marah, sekali minum bisa Berdrum2 (5-10 drum) kayak jacky Chan Pendekar Mabuk.

9. Sebelum mati, sang guru bisa mentransfer Tenaga dalam ke muridnya hanya dengan Menempelkan telapak tangan ke pundak is Murid Begitu gampang Dan cepat bahkan Mengalahkan Kecepatan USB cable, infra red Dan bluetooth Jaman sekarang

10. Hebatnya kalo wanita mengenakan kostum Pria, Dan suaranya suara wanita, namun Orang2 Bahkan pendekar2 pria tidak sadar bahwa itu. Seorang wanita, harus melalui proses tak Sengaja Menyentuh dada is wanita baru pendekarnya Sadar. (alamak pendekar centil ye…)

Warga Desa dan Kecamatan Poncokusumo menilai gejala pemanasan suhu lokal (local warming ) yang merusak habitat dan mengancam kelangsungan tanaman apel yang masih tersisa di desa dan kecamatan itu, diakibatkan oleh lalainya Perhutani dalam menjaga hutan konsesi seluas 3.200 Ha di lereng selatan Gunung Semeru, Kabupaten Malang. Penebangan hutan oleh mitra Perhutani, kini telah berkembang menjadi bisnis Perhutani itu sendiri, karena praktek ini menimbulkan pemasukan uang pada petugas Perhutani dan membuat Perhutani kehilangan kontrol.

“Praktek membisniskan wewenang negara itu dilakukan oleh para petugas Perhutani sendiri, ” tegas Irwan, tokoh desa setempat yang hari Selasa (29/4) memimpin demonstrasi puluhan warga dan pemuda menolak penebangan hutan oleh Perhutani.

Aksi warga diawali kekecewaan atas ulah petugas Perhutani yang menebang empat pohon di areal konsesi Perhutani. Penebangan itu sah, karena dilindungi surat izin dari Bupati Malang Sujud Pribadi. Namun bunyi permintaan izin dan izin yang diberikan oleh bupati berisi, bahwa penebangan dilakukan pada pohon kategori D, yakni pohon mati, busuk, atau membahayakan. “Ternyata yang ditebang pohon segar diameter 1 meter di sebelah rumah jaga yang selama ini kosong tidak pernah dihuni,” ungkap Irwan.

Mudjojono, Wakil Administratur Perhutani KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Malang datang dari kota Malang menemui warga pemrotes. Mudjojono mengenakan setelan baju hijau seragam Polisi Hutan (Polhut). Mudjojono sendiri mengakui, dia adalah Komandan Keamanan (Kokam) Polhut Perhutani. Namun ia membantah hendak menghadapi warga dengan senjata. Petugas kepolisian Polsek setempat mondar-mandir berpratoli mencegah kemungkinan warga bentrok dengan Polhut Perhutani.

Kekhawatiran warga beralasan. Warga menunjukkan kepada wartawan kerusakan ratusan hektar hutan yang parah pada paling tidak enam bukit lereng selatan Semeru di wilayah kecamatan ini. Kerusakan itu, menurut warga, diakibatkan oleh ulang pesanggem, yang memegang izin Perhutani untuk bercocok tanam di bawah pohon hutan secara agroforestry, namun akhirnya berujung pada penebangan hutan.

Kerja pesanggem, yang sebagiannya warga Desa Poncokusumo juga, selalu diakhiri dengan ditinggalkannya lahan hutan yang telah ditebang. “Matinya sumber air, longsor tahun lalu akibat banjir Kali Lesti dan menghantam rumah dan sawah di Kecamatan Wajak, semua terjadi gara-gara kerusakan hutan di Poncokusumo ini,” kata Embah, salah satu tokoh pemuda lainnya.

Mudjojono tentu saja menolak argumen warga. Menurutnya tidak ada kerusakan hutan di Poncokusumo, karena jadwal reboisasi di wilayah ini tinggal 20 Ha. “Tanah itu kalau dibiarkan saja, ya akhirnya jadi hutan, ” kata Mudjojono, enteng, saat berdialog dengan warga.

Reaksi Mudjojono itu memancing teriakan kecewa warga, yang langsung meninggalkan lokasi perundingan di Balai Desa. “Jawaban bahwa tanah kalau dibiarkan saja akan jadi hutan itu, sungguh sulit kami percaya muncul dari karyawan Perhutani yang memahi ekologi. Maka benarlah kalau selama ini ada tuntutan membubarkan Perhutani. Tidak heran ada tuntutan moratorium penebangan hutan di Jawa, ” tegas Irwan.

Menurut warga, kerusakan hutan setahun terakhir di Poncokusumo telah menaikkan suhu lokal menjadi 24-26 derajat Celcius. Padahal tanaman apel yang tersisa di Poncokusumo setelah kerusakan ekosisten tanaman apel di Batu dan Pujon, menuntut suhu harian rata-rata di bawah 20 derajat.

;;